"Ain itu hak dan seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului qodar, maka mesti didahului oleh ain".
اَلْعَيْنُ حَـقُّ وَلَوْ كَانَ شَيْئُ سَابِـقُ اْلقَـدَرِ سَبَقَتْـهُ الْعَيْنُ
"(Penyakit yang ditimbulkan oleh) mata adalah benar adanya, yang dibarengi oleh setan dan sifat dengki anak Adam".
اَلْعَيْنُ حَقٌّ وَيَحْضُرُهَا الشَّيْطَانُ وَحَسَدُ ابْنُ آدَمَ
Permulaan lafaz hadits di atas ((اَلْعَيْنُ حَقٌّ)) hadits shahih riwayat Al-Bukhari 10/203, dan lafaz الشَّيْطَانُ وَحَسَدُ ابْنُ آدَم diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitabnya Al-Musnad 21439 dengan lafaz ((وَيَحْضُرُبهَا)) bermakna bersamanya, diriwayatkan juga dengan lafaz ((وَيَحْضُرُهَا)) Al-Suyuthi mengembalikan riwayat ini pada Al-Jami'us Shagir karangan: Al-Kajji dalam kitab sunannya dari Abu Hurairah, sebagaimana yang dikatakakan oleh Al-Turmudzi dan yang lainnya. Al-Haitsami mengatakan: 5/107: Diriwayatkan oleh Ahmad dan perawinya adalah perawi yang shahih. Kesimpulannya adalah makna hadits tersebut shahih, tidak bertentangan dengan hadits yang shahih, hal ini juga diperkuat oleh pengalaman dan didukung realita, para syekh kita mendukung makana ini, segala puji bagi Allah atas segala karuniaNya…
"Sebagian besar orang yang mati dari umatku selain karena ketentuan qodha' dan qodar Allah juga karena penykait yang disebabkan oleh ain".
أَكْثَرُ مَنْ يَمُوْتُ مِنْ أُمَّتِي بَعْدَ قَضَاءِ اللهِ وَقَدَرِهِ بِالْعَيْنِ
Hadits hasan shahih, shahihul jami', Al-Albani no: 1217.
Ibnu Hajar berkata: (Sebagian orang merasa bingung, mereka bertanya: Bagaimanakah cara kerja ain sehingga bisa memudharatkan orang dari jarak yang jauh?, sudah banyak sekali orang yang tertimpa sakit dan kekuatannya melemah hanya karena pandangan mata, semua itu terjadi karena Allah menciptakan di dalam unsur ruh suatu kekuatan yang bisa memberikan pengaruh, dan karena pengaruh tersebut sangat berkaitan dengan mata maka pengaruh yang ditimbulkannya disebut al-ain (mata), sebenarnya bukan mata yang memberikan pengaruh akan tetapi yang sebenaranya terjadi adalah pengaruh ruh, maka pandangan yang keluar melalui mata seorang (yang hasad atau kagum) adalah panah maknawi yang jika mengenai suatu jasad yang tidak berprisai maka panah tersebut akan mempengaruhi badan dan jika tidak berpengaruh berarti ia tidak mengenai sasarannya akan tetapi kembali kepada pemiliknya, persis sama dengan panah biasa".
Oleh karenanya, panah yang keluar dari mata adalah panah berupa ungkapan tentang sifat seseorang, ia adalah racun lisan, buktinya adalah seorang yang buta bisa menimpakan penyakit ain kepada orang lain, dan setan yang selalu mengintai melahap ungkapan lisan yang tidak dibarengi dengan menyebut nama Allah sehingga bisa berpengaruh pada jasad orang yang didengki dengan izin Allah jika jasad tersebut tidak dibentengi (dengan zikir dan wirid).
Informasi lengkap tentang sihir ain atau sihir pandangan mata terdapat dalam kajian berjudul pengobatan dengan Al Qur'an, dapat di download disini.
Tampilkan postingan dengan label Sihir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sihir. Tampilkan semua postingan
Jumat, 31 Desember 2010
Rabu, 29 Desember 2010
Download Mp3 Tanda Terkena Sihir
Masalah sihir dalam Al Qur'an banyak dibahas. Khususnya di dalam surat Al Baqarah 102 :
Dan mereka mengikuti apa [76] yang dibaca oleh syaitan-syaitan [77] pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat [78] di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu jangnalah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya [79]. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.
Download MP3 surat Al Baqarah 102 disini.
Download Al Qur'an 30 Juzz per ayat disini.
Download MP3 kajian tanda terkena sihir disini, oleh Ustaz Prof. Dr. Jumadi Bin Mustar
Lebih lengkap mendengar kajian tentang jin dan sihir oleh Ustaz Prof. Dr. Jumadi Bin Mustar disini.
Dan mereka mengikuti apa [76] yang dibaca oleh syaitan-syaitan [77] pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat [78] di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu jangnalah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya [79]. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.
Download MP3 surat Al Baqarah 102 disini.
Download Al Qur'an 30 Juzz per ayat disini.
Download MP3 kajian tanda terkena sihir disini, oleh Ustaz Prof. Dr. Jumadi Bin Mustar
Lebih lengkap mendengar kajian tentang jin dan sihir oleh Ustaz Prof. Dr. Jumadi Bin Mustar disini.
Langganan:
Postingan (Atom)