Jumat, 21 Januari 2011

Pengalaman Puasa Daud

Saya tulis postingan ini di Perumahan Taman Sari Bukit Bandung

Sehubungan dengan adanya pertanyaan seputar manfaat puasa nabi Daud A.S, baik yang bertanya langsung bertatap muka dengan saya ataupun melalui search engine, maka sedikitnya saya akan berbagi dengan rekan-rekan semua. Yang saya tulis ini tidaklah mempunyai kepentingan apapun kecuali untuk menghidupkan sunnah dalam Islam khususnya seputar puasa nabi Daud A.S.

Asal Usul puasa ini sudah saya tulis dalam postingan sebelumnya dan mungkin saat inilah atas izin Allah SWT, saya terangkan manfaat yang terkandung di dalamnya.
Yang saya terangkan ini adalah yang saya rasakan setelah saya menjalaninya baru sekitar jalan 7 tahun.

Pada tahun 1997 hingga tahun 2001 adalah masa-masa yang teramat sulit bagi saya. Disamping masa sulit dalam bidang ekonomi, juga dalam hal kesehatan. Saya benar-benar dalam posisi yang tidak bisa saya bayangkan. Kehancuran usaha apalagi saat itu adalah masa dimana Negara Indonesia sedang menghadapi krisis kepercayaan terhadap aparatur Negara yang berdampak pula pada bidang ekonomi.

Saya harus melunasi hutang-hutang yang menurut saya tidak sedikit jumlahnya dan saat itu saya tidak mampu membayarnya, tetapi semua itu harus saya hadapi dengan rasa tanggung jawab.

Belumlah masalah hutang selesai, orang-orang yang begitu dekat dengan saya meninggalkan saya. Betapa sakit hati pada masa itu. Saya seorang pecundang yang kehilangan harta dan orang-orang yang saya kasihi. Ditambah 4 buah penyakit yang saya derita yang tidak bisa saya utarakan.

Yah, penyakit yang saya derita sudah menghabiskan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Pondok Indahmenjadi langganan saya baik untuk check up maupun berobat.

Setelah saya rasa Rumah Sakit tidak bisa menyelesaikan penyakit yang saya derita, saya mulai menggunakan terapi pengobatan alternative. Apapun yang orang katakanan tentang pengobatan yang dapat menyembuhkan saya, saya kejar. Tapi, nihil.
Merasa tidak sanggup menghadapi semua ini sendirian, saya pulang ke kampung halaman yaitu Cirebon.

Di Cirebon pun saya tidak dapat berbuat banyak. Dengan penyakit yang saya derita, saya jalani usaha apapun dengan modal dari orang tua. Semua usaha hancur. Dan yang paling menyakitkan adalah saya harus berpisah lagi dengan orang yang saya kasihi yang saya kira bisa menjadi tempat berkeluh kesah.

Saat itulah mungkin puncak kesabaran saya. Al-Qur’an yang selama ini menjadi panduan hidup saya akan saya lempar.

Namun, saya urung melakukannya. Saya teringat sebuah amalan yang belum saya coba. Saat itu saya sudah terbiasa menjalankan puasa senin-kamis, sholat tahajud dan sholat duha. Tetapi saya belum bisa membaca Al-Qur’an. Hanya terjemahannya saja yang saya ketahui. Dan saya hanya hafal 3 surat Al-Qur’an, yaitu: Al-Fatehah, Al-Ikhlas, dan An-Nash.

Amalan tersebut adalah puasa nabi Daud A.S. Saya berusaha mencari rujukan-rujukannya ke toko buku.

Dan dengan keterbatasan ilmu itupun saya: “Bismillah” mulai berpuasa Daud di bulan Mei 2002. Saya menjalaninya dengan penuh kesabaran. Ujian-ujian hidup tetap ada dan harus dihadapi.

Kurang lebih ½ tahun saya menjalani, babak hidup baru harus saya lakoni. Seorang teman meminta tolong tentang permasalahan yang di hadapi. Ia mempunyai 3 keinginan. Apabila semua keinginannya terkabul, maka ia akan benar-benar bertobat ke jalan Allah. Mohon maaf, kemaksiatan sudah menjadi bagian hidupnya. Minuman keras, perjudian, pelacuran dsb.

Mendapat amanat seperti itu, saya hanya bisa berdoa, memohon kepada Allah SWT untuk mengabulkan semua keinginannya.

Walhasil, semua keinginannya yang secara logika tidak mungkin terjadi, terjadilah. Salah satu diantaranya, selama 6 tahun ia berkeluarga, Allah tidak memberinya keturunan. Dan atas izin Allah-lah, Kun! Fay a kun! Ia dikarunia seorang anak lelaki yang sehat yang disuruhnya saya memberinya nama. Maka untuk mengingat jerih payah usaha yang kami lakukan, saya beri nama anak tersebut David …. Yaitu nabi Daud dengan ejaan bahasa inggris.

Betapa gembirannya ia. Di syukurinya semua itu dengan menepati janji-janjinya. Alhamdulillah, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Sejak peristiwa tersebut, saya menjalani kehidupan baru yang mau tidak mau harus saya jalani. Kedatangan beberapa orang teman ke rumah dengan maksud dan tujuan yang berbeda-beda. Saya katakan kepada mereka bahwa saya tidak memiliki kemampuan seperti yang mereka kira. Namun, kepada Allah saya berserah diri. Dan hikmah dibalik itu semua, saya semakin rajin mempelajari Al-Qur’an dan Al Hadits. Saya tetap berprinsip bahwa yang saya lakukan harus tetap berada pada koridor dua kitab tersebut.

Dan yang lebih mengherankan adalah, semua penyakit saya benar-benar sembuh. Masya Allah, bahkan seluruh keluargapun seperti tidak percaya bahkan kehidupan ekonomi sayapun berangsur-angsur membaik.

Ya Allah. Banyak kejadian aneh yang saya alami. Diantaranya adalah pada jam 11 malam saya ditelpon oleh seorang teman. Ia katakana bahwa kakak lelakinya yang menderita kelaina jiwa mengamuk memukul anggota keluarga yang lain hingga berdarah lalu ia lari dan para tetangga mengejarnya. Namun, tidak berhasil menangkapnya.
Sayapun datang, Alhamdulilah… dengan mudahnya si penderita kelainan jiwa tersebut masuk ke kamarnya tanpa meminta korban.

Sejak saat itu saya jarang berada di rumah karena ada saja orang yang menjemput saya. Hatipun mendambakan ketenangan. Lalu saya mendapati beberapa ayat dalam surat Ali-Imraan, ayat 39 s/d 41. Maka saya melakukan seperti yang di lakukan oleh nabi Zakaria tersebut.

Saya berharap dengan melakukan amalan ini hati saya menjadi tenang dan saya manfaatkan kesempatan ini untuk mengkhatamkan beberapa surat Al-Qur’an.
Setelah melakukan kegiatan mengurung diri dalam kamar selama 3 hari dan 3 malam, yang saya dapat malah sebaliknya. Beberapa orang datang ke rumah yang membuat saya harus kembali pada aktifitas ke luar kota.

Itulah aktivitas saya hingga saat ini. Alhamdulillah, saya menghimpun teman-teman untuk belajar berpuasa. Entah yang sebulan 3 kali, senin-kamis, bahkan bagi yang sudah mampu mulai berpuasa Daud sehingga tidak disadari terbentuk komunitas puasa Daud bagi yang berada di Cirebon, Bandung, Garut, Jakarta, Tangerang, Kalimantan, Korea.

Saya hanya berharap akan lebih banyak lagi orang yang mengenal puasa nabi Daud A.S sehubungan dengan manfaatnya yang begitu besar.

Kepada Allah SWT saya mohon ampun apabila yang saya utarakan ini sesuatu yang tidak benar.

Sumber : http://annahl125.blogspot.com

20 komentar:

  1. alhamdulilah saya juga sudah melaksanakan puasa daut sejak tahun 1997 hingga sekarang

    BalasHapus
  2. puasa daud, akan membuat kita tercengang cengang merasakan manfaat dan pertolongan allah pada kita,
    alhamdulillah saya juga melaksanakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tp jangan Lupa, semua ibadah itu tujuannya adalah untuk mecari Ridho Allah SWT semata.

      Hapus
  3. sy baru mencoba puasa Daud 3 hari ini, mulai hari Senin kemarin, namun manfaat yang sy rasakan sungguh luar biasa, alhamdulillah ya Allah......

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah, puasa memang akan dirasakan manfaatnya bagi orang yang melakukannya. Dan mungkin tiap orang akan berbeda atas manfaat yang didapat dari puasa ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah saya pribadi terinspirasi teman dari Jawa Timur yg kebetulan sering dinas bareng beliau, awalnya saya suka bertanya dalam diri sendiri apakah saya mampu melaksanakan puasa tersebut, Alhamdulilah setelah pensiun saya mencoba di awal tahun 2012 ini, harapan saya kiranya Allah SWT. memberikan kekuatan dan kesabaran atas niat ber-puasa Daud ini. wassalam Ari Purnomo

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  5. Assalamualaikum Warahmatulah..

    Semoga saudara sentiasa dimudahkan dalam menjalani ibadah dan sentiasa di dalam keberkatan.

    Saya juga sedang melatih diri untuk berpuasa nabi Daud. Baru 2 minggu bermula. Doakan saya semoga dipermudahkan dan hati saya kekal di atas jalan agama demi keredhaan Allah.

    Segala puji bagi Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alaikum salam, alhamdulillah. Keyakinan bahwa semua amalan dikembalikan kepada anak Adam kecuali puasa, insya Allah banyak rahasia disitu dan ada pintu Ar Rayyan untuk orang berpuasa.

      Hapus
    2. Saya niat puasa daud sudah lama .. Namun msh sering ragu apakah kuat ato tidak krn ibadah puasa daud sangatlah berat utk dilakukan .. Alhamdulillah hari ini saya sudah mencoba puasa daud hari ke 3 .. Subhanallah banyak kemudahan n manfaat yang sy rasakan sungguh luar biasa .. InsyaAllah sy berniat senantiasa bisa melaksanakan puasa daud .. Moga Allah meridhainya .. Amin YRA ..

      Hapus
  6. alhamdulilah saya sudah puasa mulai dari kelas 3 mts sampai alhamdulilah sekarang saya semester 8 di uin malang penuh dengan keanehan nikmat.

    BalasHapus
  7. alhamdulillah puasa dawud dilakukan bersamaan dg perbanyak baca istigfar akan lebih dekat dg Allah
    al hasil permintaan kita cepat di kabulkan.saya menjalankan sdh 1,5 th

    BalasHapus
  8. ass.wr.wb,
    saya mau tanya, sy pernah dengar dari teman dr pondok magetan, katanya harinya harus pas, td kebalik? apa emang benar seperti itu? trus gimana kita tau kebalik apa gaknya? sy belum sempat tanyakan ke temen tsb. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih jelasnya silahkan simak Hadits Puasa Daud di sini http://www.saumdawud.net/2011/01/cara-puasa-daud-sesuai-petunjuk.html
      Terima kasih.

      Hapus
  9. pak saya merinding denger cerita bapa,, cerita bapak menjadi motivasi saya menjalani puasa daud,,terima kasih infonya,,mengenai diri saya bisa kunjungi blog saya : www.triagung86.wordpress.com

    BalasHapus
  10. Terima kasih pak atas semua ulasan dan cerita bapak ttng puasa daud ini.Bismillah mulai hr ini saya niat puasa daud krn Allah.Semoga d beri kelancaran.Amin Ya Robbal Alamin..........

    BalasHapus
  11. Salam pak, berapa lama jarak tempoh puasa daud yang seharusnya dibuat? gi mana kalo hanya dapat buat selama beberapa bulan kemudian terputus? mohon penjelasan pak.

    BalasHapus
  12. saya telah mengamalkan puasa daud beberapa bulan yang lalu,
    dan saya sangat takjub dengan pertolongan Allah SWT terhadap saya.. banyak ketakjuban yang saya rasakan namun tidak bisa di jelaskan dengan logika...
    Allah Maha Besar...

    BalasHapus
  13. Alhamdulillahirobbil aalamiin....
    Sungguh luar biasa nikmat di balik puasa daud, alhamdulillah sy br setengah tahun menjalani puasa daud . Subhanallah.. apa yg sy rasakan selama ini begitu luar biasa,
    Puasa daud ibarat menanam pohon, ia akan bercabang dgn beberapa tangkai dr setiap cabangnya dan berbuah dr setiap tangkaainya, begitupula dgn puasa daud yg akan dgn mudah mendatangkan kebaikan² dan menumbuhkan kebaikan² dr setiap kebaikan yg datang.

    Subhanallah. Alhamdulillah. Semoga bisa istiqomah menjalankannya.

    BalasHapus